Mengatasi Penyakit Asam Urat

Beberapa obat untuk mengatasi asam urat yang dapat dipilih antara lain sebagai berikut :

1. Kolkisin

Kolkisin bertugas mencegah “peperangan” antara sel darah putih sebagai sel-sel kekebalan tubuh melawan kristal urat. Sebaiknya kolkisin diberikan lebih awal pada tahapan asimptomatik asam urat. Jika tidak diberikan kolkisin, tubuh dapat mengalami resistensi terhadap terapi gout. Resistensi ini artinya tubuh tidak mau lagi bereaksi sehingga obat-obatan untuk terapi gout tidak berefek.

Konsumsi obat lain, misalnya antimaag simetidin atau antibiotik eritromisin, bisa meningkatkan resiko keracunan kolkisin. Obat tersebut dapat menurunkan pemecahan kolkisin.

2. OAINS ( Obat Anti Inflamasi Non Steroid )

Selain sebagai anti nyeri, OAINS juga mempunyai efek antiinflamasi artinya OAINS bisa mengurangi bengkaka pada gout. Contoh OAINS yaitu indometasin, naproksen, natrium diklofenac, celecoxib dan etodolac.

3. Kortikosteroid

Kortikosteroid sistemik bisa digunakan jika kolkisin dan OAINS tidak menolong. Prednison dapat diberikan dan segera di ” tappering off”. Artinya, dosisnya dikurangi sedikit demi sedikit dan pada akhirnya dihentikan dalam 7 hari. Kortikosteroid yang disuntikkan ke dalam sendi (intraartikuler) cukup efektif pada gout akut. Namun, sebelumnya harus dipastikan bahwa peradangan sendi bukan diakibatkan oleh bakteri. Hal ini dilakukan karena kortikosteroid dapat membuat infeksi bakteri semakin hebat.

Berdasarkan kasus dan penelitian yang ada diketahui bahwa efek samping utama alopurional dapat berupa rekasi alergi ringan ataupun berat. Contoh reaksi ringan antara lain gatal-gatal. Sedangkan contoh reaksi alergi berat antara lain sindrom Stevens-Johnson, yakni melepuhnya sebagian kulit badan. Angka kejadian reaksi alergi ini hanya 0,1 %. Dosis allopurinol pada seseorang dengan gangguan ginjal harus dikurangi.

Adapun kortikosteroid dapat membuat infeksi bakteri semakin hebat. Dengan demikian, tubuh yang sedang terserang gout harus dipastikan terbebas dari bakteri.

Selain obat-obatan diatas adapula jenis obat lainnya seperti obat-obatan urikosurik yang meningkatkan pembuangan asam urat melalui urine. Contohnya, probenesid dan salisilat. Contoh salisilat yang mudah didapat dipasaran adalah aspirin.

Inhibitor xanthine oxidase (IXO) seperti allopurinol bisa juga digunakan untuk meningkatkan pembuangan asam urat melalui urine dan menurunkan kadar asam urat darah sehingga memperkecil kemungkinan munculnya serangan gout di kemudian hari. Perlu diingat, untuk menggunakan obat-obatan ini, usahakan seseorang jangan sampai mengalami hiperekskresi sebelumnya. Hiperekskresi adalah pembuangan asam urat dalam urine melebihi 1000 mg per 24 jam. Pembuangan berlebih tersebut dapat memicu terbentuknya batu urat dalam saluran kencing.


=====================================

>>> Kapsul Sidaguri, TERBUKTI Membantu Meredakan Pegal Linu, Nyeri Sendi Dan Membantu Menurunkan Kadar Asam Urat, Klik Detail Disni!
=====================================


This entry was posted in Mengatasi Asam Urat and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>